-->
    |
Loading...
Selamat Datang di MediaPendamping.Com ➤ Tajam - Terpercaya - Berimbang ➤ Semua Wartawan MediaPendamping.Com dilengkapi dengan ID Card Wartawan.

Dir Lantas Polda Sumut Pantau Langsung 7 Pos Perbatasan di Sumatera Utara

 

Ket Foto  :  Dir Lantas Poldasu Kombes Pol. Valentino Tatareda m Memberikan Arahan Kepada Petugas Yang Berjaga di Pos Penyekatan Perbatasan Provinsi, Selasa (11/5) Malam
Ket Foto : Direktur Dit Lantas Polda Sumut, Kombes Pol. Valentino Tatareda Memantau Langsung Tujuh Pos Penyekatan di Wilayah Perbatasan Provinsi Sumatera Utara.

MEDIAPENDAMPING.COM | Medan- Direktur Dit Lantas Polda Sumut, Kombes Pol. Valentino Tatareda memantau langsung tujuh pos penyekatan di wilayah perbatasan Provinsi Sumatera Utara.


“Hari ini memantau dan memeriksa pos perbatasan di Pakpak Bharat- Karo-Aceh Tenggara dan tugu perbatasan Tapteng-Aceh Singkil. Sedangkan sebelumnya memantau pos perbatasan Langkat-Aceh, Labuhanbatu-Riau, Padanglawas-Riau dan Madina-Sumatera Barat,” ujar Dir Lantas Polda Sumut, Kombes Valentino kepada Wartawan, Selasa (11/5) malam.


Pemantauan dan pemeriksaan pos-pos perbatasan telah dilakukan sejak 6 Mei hingga menjelang lebaran. “Ini hari terakhir saya memantau pos-pos perbatasan. Saya selalu ingatkan anggota yang bertugas benar-benar melaksanakan tugasnya. Jangan sampai melakukan negosiasi dengan pemudik, apalagi pungli ke pemudik,” sebutnya.

Valentino juga memberikan semangat dan perlengkapan penunjang di Pos Pam kepada petugas, seperti rompi Lantas, senter dan bantuan logistik untuk membantu pelaksaan tugas di lapangan.


“Sampaikan kepada masyarakat dengan tegas terkait aturan, namun tetap kedepankan senyum, sapa, salam pada saat pemeriksaan dan memutar balikan kendaraan yang berniat mudik,” katanya lagi.


Baca Juga : 

••  NU, Muhammadiyah, dan Persatuan Islam Tetapkan 1 Syawal 1442 H Jatuh Pada 13 Mei 2021

••  Dit Resnarkoba Polda Sumut Lakukan Test Urine Narkoba Untuk Pengemudi Angkutan Darat, Udara dan Laut

••  Jaga Suasana Tetap Kondusif, Polsek Medan Kota Dirikan Pos PAM dan Himbau Masyarakat Agar Jangan Mudik


 


Dijelaskannya, hingga Selasa (11/5) malam, kendaraan yang diputar balik mencapai 3.498, terdiri kendaraan roda dua 852 unit, mobil penumpang 1.674, bus 387,  mobil barang 455 dan kendaraan khusus (Ransus) 130.


Penyekatan dilakukan berdasarkan peraturan pemerintah melaui Satgas Penanganan Covid-19 yang menerbitkan SE No. 13 tentang peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri, dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama Ramadhan dan Lebaran.


Karenanya, mobilisasi masyarakat dibatasi dengan penyekatan. “Namun kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa tidak semua kendaraan diputar balik, seperti angkutan cargo/barang dan melayani masyarakat yang melakukan kegiatan non mudik,” ujarnya.


Ia menyontohkan, perjalanan dinas dengan melengkapi surat tugas, mengunjungi keluarga sakit, kemalangan, keperluan berobat ibu hamil, melahirkan dan pelayanan kesehatan darurat, dengan satu pendamping.


Tujuan semua itu, kata Valentino, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Terkait sejumlah wilayah aglomerasi yang dapat pengecualian, yakni kabupaten/kota berdekatan yang mendapat izin melakukan pergerakan, namun dibatalkan, menurut Valentino, juga bertujuan memutus rantai penyebaran Covid-19. (Donald Sinaga)

 
Komentar

Berita Terkini