|

Loading...





Selamat Datang di MediaPendamping.Com ➤ Tajam - Terpercaya - Berimbang ➤ Semua Wartawan MediaPendamping.Com Dilengkapi Dengan ID Card Wartawan dan Nama Wartawan Tersebut Ada di Box Redaksi.

Tidak Ikut Serta Pendataan Non ASN, Penjaga Sekolah: Pemerintah Punya Anak Tiri dan Kandung

Tidak Ikut Serta Pendataan Non ASN, Penjaga Sekolah: Pemerintah Punya Anak Tiri dan Kandung
Foto: ilustrasi
MP.Com | Medan - Berdasarkan pantauan awak media saat ini para guru honorer, Non ASN lagi sibuk menyiapkan dan mengumpulkan berkas- berkas untuk di rangkum di pendataan Non ASN. Atas instruksi Kementri Pendidikan dan Budaya (Kemendikbut), Sabtu (08/10/22).


Disamping itu ternyata penjaga sekolah tidak di ikut sertakan dalam pendataan Non ASN ini, mengapa? Padahal mereka juga punya peran untuk melancarkan proses belajar mengajar di sekolah.


Baca juga:

>>   Polsek Tanjung Morawa Bagikan Bansos Kepada Masyarakat Terdampak Naiknya Harga BBM

>>   Monitoring Ketersediaan BBM, Personil Polsek Biru-Biru Rutin Laksanakan Patroli Ke SPBU


"Padahal kami juga sempat menyusun berkas, seperti, Ijazah, KK, SK Kepsek, bersama dengan guru honorer di sekolah ini, untuk di masukan ke pendataan Non ASN. Setelah semua saya siapkan dan di kirimkan ke Dinas Pendidikan Kota Medan, keluar pengumuman dari Dinas Pendidikan melalui operator sekolah bahwa penjaga sekolah tidak di ikut sertakan untuk pendataan Non ASN," ucap Nasution penjaga Sekolah SDN 066663 Jalan Balam Perumnas Mandal, Kec. Medan Denai.


Diketahui tugas penjaga sekolah sangat berat dan penting untuk memperlancar proses belajar mengajar karena ia pagi lebih awal masuk untuk membuka sekolah dan membersihkan dan pulang nya pun lebih ahir untuk menutup kembali. Dan malam harinya pun penjaga sekolah masih saja menjaga fasilitas sekolah dari gangguan maling," kata penjaga sekolah.


"Kenapa kami ini seperti di anak tirikan? Kami juga punya keluarga yang perlu di hidupi. Sementara honor yang kami terima dari Dana BOS tidaklah mencukupi, kadang saya harus mocok-mocok cari job keluar," tutur penjaga sekolah.


"Saya berharap kepada Pemerintah tolong perhatikan juga nasib kami, kami sudah bertahun mengabdi di sekolah ini," tutupnya sambil tertunduk sedih. (Syamsir)

 
Komentar

Berita Terkini