|

Loading...

Selamat Datang di MediaPendamping.Com ➤ Tajam - Terpercaya - Berimbang ➤ Semua Wartawan MediaPendamping.Com Dilengkapi Dengan ID Card Wartawan dan Nama Wartawan Tersebut Ada di Box Redaksi.

Peduli Pendidikan, DPP KNPI Laksanakan Bakti Sosial ke Sekolah yang Kondisi nya Memprihatinkan

 

Peduli Pendidikan, DPP KNPI Laksanakan Bakti Sosial ke Sekolah yang Kondisi nya Memprihatikan
Ket Foto : Ketua Harian DPP KNPI Muhaimin Syarif
MP.Com | Bekasi - Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menyoroti kondisi sarana prasarana pendidikan di daerah dengan kondisi memprihatinkan. 


Hal tersebut disampaikan Ketua Harian DPP KNPI Muhaimin Syarif saat pelaksanaan pemberian bantuan mebeleir, santunan bagi guru dan edukasi gizi kepada siswa SD Negeri Sukadaya 02 Sukawangi Kabupaten Bekasi, Jumat (9/9). 


"Kegiatan bakti sosial DPP KNPI dengan berikan bantuan mebeleir, santunan guru dan renovasi sekolah pada hari ini dengan apa yang kami lakukan kami harapkan bisa menjadi motivasi tersendiri bagi pemerintah daerah bahwa ternyata masih banyak keadaan yang memprihatinkan", kata Muhaimin Syarif. 


Muhaimin Syarif merasa ironis dengan kondisi APBD yang besar namun masih rendah kreatifitas dan lemahnya tatakelola pemerintahan daerah. 


"Dari laporan pengurus KNPI Kabupaten Bekasi bahwa dengan APBD Kabupaten mencapai Rp. 6 triliunan kok bisa masih ada sekolah dengan kondisi seperti ini tidak ada meja kursi belajar, plafon dan jendela sekolah yang rusak dan intinya tidak ada perhatian sentuhan pemerintah", jelas Muhaimin Syarif. 


Lebih lanjut Muhaimin Syarif menyatakan bahwa sektor pendidikan merupakan nadi dari sumberdaya manusia itu sendiri. 


"KNPI meyakini bahwa sektor pendidikan merupakan nadi dari sumberdaya manusia itu sendiri, maka KNPI berkomitmen secara konkret akan terus adakan program-program nyata yang dapat mengangkat harkat martabat sumberdaya manusia Indonesia melalui program bantuan sekolah karena harus kita sadari bahwa maju tidaknya suatu bangsa itu tergantung bagaimana sumberdaya manusianya", pungkas Muhaimin Syarif. 


Sementara itu, Kepala SD Negeri Sukadaya 02 Eko Susanto menjelaskan kondisi sekolah yang kurang diperhatikan oleh pemerintah. 


"Sekolah kami ini dibangun tahun 1982an dan dilakukan rehab sekolah terakhir pada 2001, kami juga sudah pernah mengajukan beberapa proposal, namun belum ada realisasi bantuan ya", kata Eko Susanto. 


Eko Susanto mengapresiasi bantuan DPP KNPI dan berharap kepedulian ini dapat menyentuh hati pemangku kepentingan. 


"Kami sangat terharu dan berterimakasih atas kepedulian DPP KNPI, mudah-mudahan dengan perhatian dan bantuan dari DPP KNPI yang berperan aktif ini dapat perbaiki keadaan sekolah kami, dan semoga pemda serta pemerintah pusat segera memperhatikan dan memberikan bantuan kepada sekolah kami", pungkas Eko Santoso. (Dnl)

 
Komentar

Berita Terkini