|

yX Media - Monetize your website traffic with us

Selamat Datang di MediaPendamping.Com ➤ Tajam - Terpercaya - Berimbang ➤ Semua Wartawan MediaPendamping.Com Dilengkapi Dengan ID Card Wartawan dan Nama Wartawan Tersebut Ada di Box Redaksi.

Loading...

Bakal Ada Kejutan Baru, PMPHI: Jangan Ragukan Kapolri Ungkap Kematian Brigpol Yosua

Bakal Ada Kejutan Baru, PMPHI: Jangan Ragukan Kapolri Ungkap Kematian Brigpol Yosua
Foto: Koordinator PMPHI
MP.Com | Jakarta - Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) optimistis bahwa Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo akan mengungkap kasus kematian Brigpol Yosua di rumah Kadiv Propam Polri, Jumat (8/7/2022) lalu.


Koordinator PMPHI, Gandi Parapat mengatakan, Jenderal Listyo Sigit sudah memperlihatkan komitmen dan integritasnya sebagai pemimpin Polri untuk membuka kasus penembakan yang menewaskan Brigpol Yosua itu terang benderang.


"Jenderal Listyo Sigit sudah menonaktifkan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan dari jabatan Karo Paminal Polri dan Kombes Budhi Herdi dari jabatan Kapolres Jakarta Selatan. Kita tunggu lanjutannya," ujar Gandi.


Gandi meyakini Jenderal Listyo Sigit melalui tim khusus yang dibentuk akan menuntaskan kasus kematian Brigpol Yosua setelah mendapatkan dukungan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun elemen masyarakat, pakar ahli termasuk dari Komisi III DPR.


Baca juga:

>>   Delegasi W-20 Kunjungi Kaldera Toba, Personil Polda Sumut Gelar Kesiapan Pengamanan Jalur

>>   Hari Ke-3 Pelaksanaan W20, Polda Sumut Siagakan Personil Amankan Jalur di Danau Toba


"Kita melihat Kapolri semakin percaya diri untuk mengungkap kasus ini, apalagi dengan menyetujui permintaan keluarga alm Brigpol Yosua melalui kuasa hukumnya, untuk dilakukan autopsi ulang. Bahkan melibatkan tim independen," kata Gandi.


Oleh karena itu, Gandi mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan terhadap Kapolri Listyo Sigit untuk mengusut kematian anak buahnya tersebut. Masyarakat diminta tidak perlu ragu atas kasus kematian Yosua yang sudah banyak menyita perhatian itu.


"Kita sangat meyakini bahwa Kapolri akan membuat kejutan baru setelah menonaktifkan tiga orang bawahannya, dua jenderal dan satu kombes. Kasus ini hanya tinggal menunggu waktu untuk segera diumumkan ke publik. Kapolri pasti komitmen menyelamatkan institusi yang dipimpinnya," pungkasnya. (Syamsir)

 
Komentar

Berita Terkini