|

yX Media - Monetize your website traffic with us

Selamat Datang di MediaPendamping.Com ➤ Tajam - Terpercaya - Berimbang ➤ Semua Wartawan MediaPendamping.Com Dilengkapi Dengan ID Card Wartawan dan Nama Wartawan Tersebut Ada di Box Redaksi.

Loading...

Laksanakan Upacara, Kakanwil Kumham Sumut : Jadikan Harkitnas Sebagai Tonggak Kebangkitan

 

Laksanakan Upacara, Kakanwil Kumham Sumut : Jadikan Harkitnas Sebagai Tonggak Kebangkitan
Foto: Kakanwil Laksanakan Upacara
MEDIAPENDAMPING.COM | Medan – Seluruh Jajaran pegawai kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara mengikuti upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke 114 dengan tema 'Ayo Bangkit Bersama" diperingati setiap tanggal 20 Mei.


Upacara bertempat di halaman depan kantor wilayah dan diikuti oleh Kepala Divisi Administrasi Rudi Hartono, Kepala Divisi Keimigrasian Ignatius Purwanto, Kepala Divisi Pemasyarakatan Erwedi Supriyadi dan seluruh pegawai mengenakan pakaian korpri dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Jumat (20/05/2022),


Baca juga:

>>   Sat Narkoba Polres Madina Tangkap 6 Tersangka Dan Barang Bukti Sabu

>>   Ditreskrimsus Polda Sumut Terima Penghargaan dari Dirut Perum BULOG, Komjen (P) Drs. Budi Waseso


Dalam upacara tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara Imam Suyudi selaku Pembina upacara menyampaikan amanat dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI. Mengutip ucapan Dr. Sutomo “Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih menjadi merah dan putih, selama itu kita tidak menyerah kepada siapa pun juga,” Jabarnya.


Di tengah momentum penanganan nasional Covid-19 yang makin membaik dan Presidensi G20 Indonesia, hendaknya kita dapat memaknai semangat pantang menyerah. Dr Sutomo untuk memperingati Hari Kebangkitan nasional tahun ini sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi Covid-19 juga krisis multidimensi yang sedang melanda dunia. Dari Indonesia, Dunia Pulih Bersama. Ayo Bangkit Lebih Kuat. (Editor/AV)

 
Komentar

Berita Terkini