-->
    |

Selamat Datang di MediaPendamping.Com ➤ Tajam - Terpercaya - Berimbang ➤ Semua Wartawan MediaPendamping.Com Dilengkapi Dengan ID Card Wartawan dan Nama Wartawan Tersebut Ada di Box Redaksi.

DomaiNesia
Loading...

TNI-Polri Gencarkan Operasi Yustisi Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

 

TNI-Polri Gencarkan Operasi Yustisi Jelang Libur Natal dan Tahun Baru
Ket Foto : TNI-Polri Bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kota Medan Gencar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)
MEDIAPENDAMPING.COM | Medan - TNI/Polri bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kota Medan menggencarkan operasi yustisi protokol kesehatan menjelang libur natal dan tahun baru (Nataru).


Patroli Yustisi ini dengan sasaran terhadap pelaku usaha rumah makan, restoran, cafe, tempat hiburan malam, karaoke, spa, serta pusat perbelanjaan, Senin (06/12)


Sebanyak 62 personel TNI-Polri dan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Medan dikerahkan keberbagai sudut dan ruas Jalan untuk patroli melaksanakan penegakan protokol kesehatan masyarakat


Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan Operasi Yustisi ini bertujuan agar masyarakat lebih disiplin dan mematuhi prokes menjelang libur Natal dan tahun baru guna mencegah penyebaran Covid-19.


Baca Juga :

>>  Setukpa Lemdiklat Polri Gelar Kegiatan Kampus Polri Peduli Musibah Bencana Erupsi di Lumajang

>>  Polsek Kawasan Bandara Kualanamu Laksanakan Monitoring dan Pengamanan Pelaksanaan Vaksinasi


"Operasi Yustisi terus digencarkan, kita dorong semua Polres Jajaran terus lakukan ini agar masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan sehingga tidak terjadi peningkatan terpapar Covid-19 pasca libur Nataru", ucap Hadi


Dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru dikhawatirkan akan terjadi lonjakan kasus positif covid 19, karenanya Kapolda Sumut meminta seluruh Jajaran Polres mempercepat vaksinasi dan menggencarkan operasi Yustisi, memberikan himbauan serta sosialisasi untuk tidak mudik dan menerapkan Protokol kesehatan ketat.


"Bagi masyarakat atau pengelola tempat usaha yang tidak patuh akan diberi himbauan, teguran dan sanksi, kami harap seluruh masyarakat dan pelaku usaha dapat mentaati peraturan tentang batasan jam operasional dan PPKM berdasarkan level daerahnya masing-masing juga sebagaimana yang tertera dalam Instruksi Gubernur terkait pengendalian penyebaran Covid-19," pungkasnya. (Donald)

 
Komentar

Berita Terkini