-->
    |

Selamat Datang di MediaPendamping.Com ➤ Tajam - Terpercaya - Berimbang ➤ Semua Wartawan MediaPendamping.Com Dilengkapi Dengan ID Card Wartawan dan Nama Wartawan Tersebut Ada di Box Redaksi.

DomaiNesia
Loading...

Patroli Tangkis Gelegar 21 Kosekhanudnas III

 

Patroli Tangkis Gelegar 21 Kosekhanudnas III
Ket Foto : Kosekhanudnas III Melaksanakan Patroli Tangkis Gelegar 21 T.A 2021 atau Patroli Pertahanan Udara Aktif di Wilayah Pertahanan udara Kosekhanudnas III, Jumat (17/12/2021)
MEDIAPENDAMPING.COM | Medan - Kosekhanudnas III melaksanakan Patroli Tangkis Gelegar 21 T.A 2021 atau Patroli Pertahanan Udara Aktif di wilayah pertahanan udara Kosekhanudnas III, Jumat (17/12/2021).


Patroli dimulai dari Pekanbaru holding ke arah barat menyisir perbatasan teritorial pulau Nias, pulau Simeuleu dan landing di Bandara Internasional Kuala Namu Deli Serdang untuk melaksanakan refuel (mengisi bahan bakar) selanjutnya melaksanakan patroli ke Pulau Berhala dan sisi timur Selat Malaka kemudian lanjut ke cek Point Xalax dan kembali ke Home Base Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.


Panglima Kosekhanudnas III Marsekal Pertama TNI Mohammad Nurdin saat melihat langsung pelaksanaan kegiatan di Posko Terminal Cargo Bandara Internasional KNO mengatakan kegiatan ini merupakan Patroli rutin pengamanan wilayah perbatasan teritorial Kosekhanudnas III dengan menggunakan pesawat TS F-16 Falcon beramunisi aktif dari Home Base Lanud Roesmin Nurjadin.


Baca Juga : TNI-Polri Gencarkan Operasi Yustisi Jelang Libur Natal dan Tahun Baru


"Apabila saat patroli ditemukan adanya Lassa-X maka akan langsung dilakukan tindakan pengusiran, forcedown atau penghancuran.," katanya.


Patroli rutin ini tetap melibatkan GCI Satrad ajaran dan Posek  Kosekhanudnas III. Panglima Kosekhanudnas III menambahkan bahwa Kosekhanudnas III dan Satrad Jajaran melaksanakan Operasi Udara 1x24 jam, 7 hari seminggu dan 365 hari dalam setahun melaksanakan Operasi secara terus menerus menjaga wilayah barat Indonesia dari ancaman musuh atau penerbangan gelap atau tidak berizin agar warga Indonesia khususnya masyarakat Sumatera bisa tidur nyenyak.(AViD)

 
Komentar

Berita Terkini