-->
    |
Selamat Datang di MediaPendamping.Com ➤ Tajam - Terpercaya - Berimbang ➤ Semua Wartawan MediaPendamping.Com dilengkapi dengan ID Card Wartawan.

Bermain Olahraga Catur Menjanjikan, Ini Motivasi Irene Iskandar Untuk Perempuan Indonesia

 

Bermain Olahraga Catur Menjanjikan, Ini Motivasi Irene Iskandar Untuk Perempuan Indonesia
Ket Foto : Irene Kharisma Iskandar

MEDIAPENDAMPING.COM | Jakarta - Irene Kharisma Iskandar adalah Pecatur Putri Indonesia memberikan motivasi kepada para perempuan Indonesia untuk tidak takut berkarier di dunia olahraga catur seperti dirinya.


Irene merupakan Pecatur putri Indonesia pertama menyandang gelar Grand Master Nasional Wanita Indonesia.


Melalui telewicara dengan media online, Selasa (20/4/2021), Iren berharap prestasinya di dunia catur bisa memberikan inspirasi kepada banyak perempuan.


"Iya ini membuka jalan bagi para pecatur putri untuk berpikir bahwa mereka bisa. Sebelum mereka benar-benar mencoba masuk ke dunia catur, mereka harus punya pola pikir yang positif dalam hal ini," kata Iren.


Baca Juga :

••  Covid-19 di India Parah, Turnamen Bulutangkis India Open Batal di Gelar

••  Albert Papilaya Hembus Nafas Terakhir, Eks Atlet Tinju Indonesia Berprestasi

•• Teman Sendiri Minta Foto Bareng, Lionel Messi Jadi Seleb di Lapangan


"Terutama untuk putri bahwa mereka juga bisa untuk menjadi Grand Master," lanjutnya.


Irene mengatakan dunia catur bisa menjadi karier yang menjanjikan bagi banyak perempuan, tentunya dengan ketekunan dan proses pembelajaran yang benar.


"Dari hal finansial juga bahwa catur ini mungkin tidak seperti olahraga entertaining lainnya, seperti sepak bola atau bulu tangkis, tetapi catur ini juga menjanjikan untuk finansial," papar Irene.


"Dan kita bisa cukup sejahtera kalau kita memang berkarier di arah profesional yang benar," ujarnya.


Irene sendiri diketahui telah menggeluti dunia catur sejak usia 7 tahun.


Awal itu, sang ayah yang merupakan seorang atlet mengenalkan banyak jenis olahraga kepada Irene dan kakak laki-lakinya Kaisar Jenius Hakiki. Salah satunya olahraga catur.


Setelah menemukan bakatnya, Irene terus mengikuti turnamen-turnamen dan olimpiade catur.


Wanita berusia 29 tahun ini memenangkan Kejuaraan Catur Wanita Indonesia empat kali berturut-turut pada 2006 hingga 2010.


       


Menurut Irene, pada saat itu belum banyak perempuan yang berkarier di olahraga catur.


Kondisi tersebut membuat Irene semakin unjuk gigi di dunia catur Indonesia.


"Karena memang dunia catur di Indonesia untuk perempuan kan agak kurang bisa, karena dari segi kuantitas dan sangat minim sekali di Indonesia," jelas Irene.


Setelah menyabet gelar Grand Master Nasional Wanita Indonesia pada 2008 silam, Irene menilai banyak pecatur putri yang mulai berprestasi.


"Untuk dunia catur perempuan sendiri kita lebih berprestasi belakangan ini. Jadi puji Tuhan setelah saya mendapatkan gelar Grand Master Wanita di tahun 2008, saya melihat banyaknya kuantitas dari pecatur Junior Putri," kata Irene.


Ditambahkannya,"Jadi saya juga bersyukur saya bisa jadi pionir untuk membuka itu semua, karena sebelumnya di mana waktu saya coba untuk berprestasi sendiri pun kebanyakan saya bermain di kelompok Putra".


Ke depan harap lrene, banyak perempuan yang tidak takut menekuni karier di bidang olahraga catur karena karir untuk olahraga ini sangat menjanjikan. (Jos)

 
Komentar

Berita Terkini