-->
    |
Selamat Datang di MediaPendamping.Com ➤ Tajam - Terpercaya - Berimbang ➤ Semua Wartawan MediaPendamping.Com dilengkapi dengan ID Card Wartawan.

Begini Kenapa Deni Tega Memutilasi Korban nya Didalam Mobil

Lokasi dimana Deni Prianto membakar potongan tubuh korban nya didaerah Banyumas
Banyumas, MEDIAPENDAMPING.com - Deni Prianto benar - benar tega membunuh, memutilasi dan membakar potongan tubuh korbannya, KW (51). Polisi mengungkap alasan mengapa Deni begitu tega memotong-motong tubuh KW dalam perjalannya dari Bogor ke Banyumas itu.

"Motif kenapa dipotong-potong jadi banyak, karena berdasarkan keterangan dari pelaku, dia memukul korban dari belakang dengan parang," ujar Kanit Reskrim III Polres Banyumas, Ipda Rizqi Adhiansyah Wicaksono kepada wartawan di kantornya, Jumat (12/7/2019).

Tetapi pada saat itu Deni menyadari korban masih hidup. Panik sehingga dia langsung menghabisi nyawa KW dengan parang.

"Ketika sudah putus, dia (pelaku) bingung 'gimana ini'," lanjutnya.

Setelah itu, lanjut dia kepala dan tubuh korban dimasukkan oleh pelaku kedalam plastik dan dibawa menggunakan mobil menuju Banyumas. Didalam perjalanan, pelaku sempat berpikir lagi untuk memutilasi kembali tubuh korban agar tidak meninggalkan jejak.

"Di dalam perjalanan dia berpikir kalau terlalu besar takut ketahuan mayatnya. Nah di perjalanan dia berhenti. Tapi berhenti di mana belum kita dalami mana-mananya. Berhenti di suatu tempat, dipotong, nanti lihat tempat sepi lagi, di potong. Kemungkinan berkali-kali (berhentinya), belum kita dalami sampai sana," jelasnya.

Ketika disinggung lokasi dimana korban dibunuh di Puncak Bogor. Pihaknya belum bisa memastikan lokasinya.

"Di Puncak, ya belum tahu di mana. Ditempat terbuka dan sepi, kemungkinan hutan, kemungkinan sawah kita belum dilami," ucapnya.

Rizqi mengungkapkan, dari hasil autopsi yang dilakukan di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto, didapatkan bekas luka cukup besar pada kepala korban. Diduga luka tersebut akibat tebasan parang.

"Pak Kapolres sampaikan ada luka besar di bagian kepala belakang, ya karena itu," jelasnya.
 
Komentar

Berita Terkini